Senin, 10 Agustus 2015

Kompetisi Sebagai Pembelajaran Terbaik Untuk Evaluasi


Menang kalah itu sudah biasa, menjadi untuk tetap semangat berkompetisi menjadi dasar awal yang mendasari sebuah usaha yang mandiri. Tulisan ini adalah sharing, karena berbagi pengalaman sama halnya berbagi ilmu. Setiap tindakan berbagi memiliki esensi yang berbeda, ada yang suka dan sebaliknya, karena ini adalah persepsi subyektif. Dan tentunya akan menjadi persepsi yang obyektif ketika lebih dari 1 pengalaman orang yang sejenis dipadukan. Seperti halnya buku yang dihasilkan dari beberapa hasil penelitian :)

Mengikuti kompetisi sebenarnya hal yang menarik, dimana banyak elemen yang mesti digabungkan. Seperti misalnya: harus ada semangat untuk mengambil keputusan untuk ikut kompetisi, kedua yakin memiliki kemampuan yang sama atau lebih unggul dari yang lain, ketiga gak mikirin hadiah sebelum mengerjakan materi kompetisi, kerjakan semampu kekuatan dan energi yang kita miliki, berdoa sebelum mengerjakan agar hasilnya lebih dari yang diharapkan, dan terima setiap hasil kompetisi dengan senang hati :)

Seperti pepatah mengatakan, untuk bisa berlari dengan kencang, pasti pernah mengalami jatuh bangun beberapa kali. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan, hal ini akan menjadi perasaan yang biasa saja. Namun setiap kekalahan ada hal yang mestinya harus dipelajari. Kekalahan merupakan tanda dimana ada yang keliru dengan apa yang dilakukan dalam kompetisi kemarin. Disini perlu penyadaran mengapa saya kalah, dan apa yang harus saya perbaiki :)

Akhirnya beberapa kali ikut kompetisi paling tidak untuk sementara bisa masuk finalis, walaupun beberapa kali sempat lolos juara. Kuncinya adalah jangan takut kalah sebelum pertempur, jangan ragu kalau ingin menang, dan semua yang dilakukan pasti ada hasilnya :) Minimal bisa membuat pondasi untuk mental menjadi pemimpin, memimpin diri sendiri untuk tetap fokus pada segala sesuatu yang dibangun. Apakah itu usaha, maupun karir.









1 komentar: